Kajian Tematik Ayat-Ayat Tabayyun sebagai Landasan Etika Bermedia Sosial dalam Menghadapi Hoaks Digital

Muhammad Fatih, Bashori Bashori

Abstract


Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi masyarakat, tetapi juga melahirkan tantangan berupa meningkatnya penyebaran hoaks, disinformasi, dan krisis kepercayaan terhadap informasi. Dalam konteks masyarakat Muslim, persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek literasi digital, tetapi juga menyangkut dimensi etika dan tanggung jawab moral berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep tabayyun dalam Al-Qur’an serta merumuskan relevansinya sebagai kerangka etika komunikasi digital dalam menghadapi fenomena hoaks di era post-truth. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tafsir tematik (tafsir maudhū’ī) melalui kajian terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan verifikasi informasi, larangan mengikuti sesuatu tanpa ilmu, dan etika komunikasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan content analysis, komparasi tafsir klasik dan kontemporer, serta pendekatan ma’na-cum-maghza. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep tabayyun memiliki lima nilai utama, yaitu kehati-hatian (al-ihtiyāth), verifikasi aktif (al-tatsabbut), prasangka baik (husn al-zhann), tanggung jawab informasi (al-mas’ūliyyah), dan kejujuran komunikatif (al-shidq). Penelitian ini menghasilkan model Kerangka Etika Digital Berbasis Tabayyun (KEDT) yang relevan sebagai paradigma literasi digital Islami dalam menghadapi kompleksitas informasi kontemporer.

Keywords


Tabayyun, Hoaks Digital, Etika Media Sosial, Tafsir Tematik, Al-Qur'an

Full Text:

PDF

References


'Abd al-Bāqī, Muhammad Fu'ād. al-Mu'jam al-Mufahras li Alfāzh al-Qur'ān al-Karīm. Kairo: Dār al-Kutub al-Mishriyyah, 1364 H.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). Laporan Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024. Jakarta: APJII, 2024.

Badan Pusat Statistik. Sensus Penduduk 2020: Hasil Sensus Penduduk 2020. Jakarta: BPS, 2021.

Al-Farmawi, 'Abd al-Hayy. al-Bidāyah fī al-Tafsīr al-Maudhū'ī: Dirāsah Manhajiyyah Maudhū'iyyah. Kairo: al-Hadharah al-'Arabiyyah, 1977.

Fatkhi, Rifqi Muhammad. 'Hoaks dalam Perspektif Al-Qur'an: Kajian Tafsir Tematik'. Jurnal Studi Al-Qur'an, 16.1 (2020), 40–58.

Fauzi, Achmad. 'Etika Komunikasi Islam dalam Menghadapi Informasi Hoaks di Era Digital'. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 4.2 (2019), 103–118.

Haryatmoko. 'Etika Komunikasi di Ruang Publik Digital: Perspektif Filsafat dan Islam'. Jurnal Filsafat, 30.1 (2020), 1–22.

Ibn Kathīr, Ismā'īl ibn 'Umar. Tafsīr al-Qur'ān al-'Azhīm. 8 jilid. Beirut: Dār al-Kutub al-'Ilmiyyah, 1419 H.

Ibn Manzhur, Muhammad ibn Mukarram. Lisān al-'Arab. 15 jilid. Beirut: Dār Shādir, 1994.

Ikhwan, Munirul. 'Contextualizing Quranic Tabayyun Ethics for Digital Age Hoax Mitigation'. Journal of Quranic Studies, 24.3 (2022), 88–112.

Katadata Insight Center. Masyarakat Digital Indonesia 2020: Perilaku dan Literasi. Jakarta: KIC, 2020.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Laporan Tahunan Penanganan Konten Hoaks 2018–2023. Jakarta: Kemenkominfo, 2023.

Keyes, Ralph. The Post-Truth Era: Dishonesty and Deception in Contemporary Life. New York: St. Martin's Press, 2004.

Khatimah, Husnul. 'Prinsip-Prinsip Komunikasi Islam sebagai Etika Bermedsos'. Jurnal Ilmu Dakwah, 39.2 (2019), 230–249.

Kusuma, Bayu Mitra Adhyatma. 'Literasi Digital Berbasis Nilai Islam: Sebuah Alternatif Kebijakan'. Jurnal Dakwah, 20.1 (2019), 1–24.

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO). Laporan Tahunan Hoaks 2021. Jakarta: MAFINDO, 2022.

Mufid, Muhammad. 'Tabayyun dan Urgensinya dalam Pemberitaan Media Islam'. Al-Balagh: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 4.1 (2019), 55–78.

Muslim, Musthafa. Mabāhith fī al-Tafsīr al-Maudhū'ī. Damaskus: Dār al-Qalam, 1997.

Nasrullah, Rulli dkk. 'Media Sosial, Hoaks, dan Perilaku Bermedia Masyarakat Muslim Indonesia'. Jurnal Komunikasi Islam, 12.1 (2022), 45–68.

Pelupessy, Purnama Sari. 'Infodemi Covid-19 dan Tantangan Literasi Digital Masyarakat Indonesia'. Jurnal Komunikasi Indonesia, 9.2 (2021), 75–89.

Al-Qurthubī, Muhammad ibn Ahmad. al-Jāmi' li Ahkām al-Qur'ān. 20 jilid. Kairo: Dār al-Kutub al-Mishriyyah, 1964.

Quthb, Sayyid. Fī Zhilāl al-Qur'ān. 6 jilid. Kairo: Dār al-Shurūq, 1412 H.

Al-Rāzī, Fakhr al-Dīn Muhammad ibn 'Umar. Mafātīh al-Ghayb. 32 jilid. Beirut: Dār Ihyā' al-Turāth al-'Arabī, 1420 H.

Rohmah, Ema Ainur. 'Tabayyun di Era Post-Truth: Relevansi QS. Al-Hujurat Ayat 6 dalam Menyikapi Berita Bohong'. Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin, 19.2 (2020), 147–162.

Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur'an. 15 vol. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Subhi, Ah. Farhan. 'Konsep Tabayyun dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Literasi Berita di Media Sosial'. Al-Quds: Jurnal Studi Alquran dan Hadis, 5.1 (2021), 163–184.

Syahputra, Iswandi. 'Konstruksi Realitas dan Hoaks di Era Media Digital: Tinjauan Etika Komunikasi Islam'. Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 13.2 (2019), 175–192.

Syamsuddin, Sahiron. Hermeneutika dan Pengembangan Ulumul Qur'an. Yogyakarta: Pesantren Nawesea Press, 2009.

Al-Thabarī, Abū Ja'far Muhammad ibn Jarīr. Jāmi' al-Bayān 'an Ta'wīl Āy al-Qur'ān. 24 jilid. Disunting oleh Ahmad Muhammad Shākir. Kairo: Mu'assasah al-Risālah, 2000.

UNESCO. Media and Information Literacy Curriculum for Educators. Edisi ke-2. Paris: UNESCO, 2021.

We Are Social dan Meltwater. Digital 2024 Global Overview Report. Singapore: We Are Social, 2024.

World Economic Forum. Global Risks Report 2024. Geneva: WEF, 2024.

Yunus, Usman. 'Nilai-Nilai Qur'ani sebagai Landasan Etika Bermedia di Era Konvergensi'. Jurnal Ilmu Komunikasi, 17.2 (2020), 101–118.

Al-Zuhaylī, Wahbah. al-Tafsīr al-Munīr fī al-'Aqīdah wa al-Sharī'ah wa al-Manhaj. 30 jilid. Damaskus: Dār al-Fikr, 1418 H.




DOI: http://dx.doi.org/10.61590/srp.v4i2.471

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


       


Publisher: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415. Email: jurnal.serumpun2022@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.