Dampak Likuifaksi Terhadap Pembangunan Berkelanjutan: Studi Kasus di Kota Palu, Sulawesi Tengah

Ibnu Thayibur Rizqi, Mohd. Sayid Aqil Almunawwar, Nila Armita, Wasila Rahma Sarita, Adhi Munajar

Abstract


Pembangunan berkelanjutan pada wilayah rawan bencana menghadapi tantangan besar akibat interaksi antara dinamika alam dan kerentanan sosial manusia. Gempa bumi berkekuatan 7,4 Mw yang melanda Kota Palu tahun 2018 memicu fenomena likuifaksi yang menyebabkan perubahan bentang alam, kerusakan infrastruktur, hilangnya aset produktif, serta gangguan terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak likuifaksi terhadap keberlanjutan pembangunan di Kota Palu, Sulawesi Tengah, melalui perspektif lingkungan, sosial, ekonomi, dan tata kelola wilayah. Penelitian menggunakan metode studi pustaka sistematis dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui sintesis berbagai literatur ilmiah terkait fenomena likuifaksi, mitigasi bencana, dan pembangunan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuifaksi menyebabkan transformasi spasial yang signifikan melalui perubahan fungsi lahan, degradasi lingkungan, serta terbentuknya kawasan tidak layak huni. Selain itu, bencana ini menimbulkan dampak sosial berupa kehilangan tempat tinggal, perubahan struktur komunitas, serta tekanan psikososial masyarakat, sementara pada aspek ekonomi menyebabkan terganggunya mata pencaharian dan meningkatnya kerentanan ekonomi rumah tangga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dampak likuifaksi tidak hanya bersifat geologis, tetapi menjadi persoalan pembangunan multidimensi yang membutuhkan integrasi pengurangan risiko bencana (Disaster Risk Reduction) dalam perencanaan pembangunan wilayah untuk menciptakan Kota Palu yang lebih tangguh dan berkelanjutan.


Keywords


liquefaction, sustainable development, geological disasters, Palu City, socio-economic impacts, environmental degradation, disaster mitigation, regional resilience.

Full Text:

PDF

References


Amiruddin, A., dan Y. Lumbaa. Kehancuran dan Harapan Baru: Gempa, Tsunami dan Likuifaksi di Palu Sulawesi Tengah 2018. 2024.

Amra, I. “Analisis Potensi Ekonomi Daerah Kota Palu Pasca Bencana Gempa Bumi, Likuefaksi dan Tsunami Tahun 2018: Analysis of Regional Economic Potentials for Palu City Post-Earthquake, Liquefaction and Tsunami Disaster in 2018.” Jurnal Analisis Ekonomi, 2022.

Arliyanda. “Pengaturan Hukum Tata Ruang Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah Pasca Bencana Alam.” 2024.

Ayu, I., dan I. Ketut. “Dampak Gempa Bumi, Tsunami, dan Likuifaksi terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Kota Palu.” Jurnal Ilmu Sosial, 2019.

Bahri, S. “Transmisi Informasi Kebencanaan dalam Penerapan Kebijakan Relokasi Pasca Gempa Bumi, Tsunami dan Likuifaksi di Palu Sulawesi Tengah.” Jurnal Kebencanaan 5, no. 2 (2024): 79–99.

Bintang, M. “Manajemen Logistik dan Peralatan dalam Penanggulangan Bencana Gempa Bumi di Kota Palu.” 2022.

Cantik, C., dan R. P. Adam. “Cakupan Ekonomi dan Bisnis: Tantangan dan Isu Strategis dalam Pembangunan.” Jurnal Ekonomi dan Bisnis 1, no. 2 (2026): 13–22.

Husnah, H., dan R. P. Adam. Tantangan Pembangunan Berkelanjutan Pascabencana di Kota Palu. 2026.

Imran, J. A. Resiliensi terhadap Pengurangan Risiko Bencana Likuifaksi di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. t.t.

Junaid, M. “Analisis Spasial-Temporal Kerugian Perumahan akibat Likuifaksi (Studi Kasus Gempa Palu Tahun 2018 di Balaroa, Petobo, dan Jono Oge).” Jurnal Spasial 26, no. 1 (2025): 17–27.

Kurniawan, H. “Analisis Perubahan Bidang Tanah Terdaftar.” Jurnal Agraria 4, no. 1 (2021).

Mangunpraja, D. M. A. P. “Percepatan Gempa di Permukaan Tanah Likuifaksi: Parameter-Parameter yang Mempengaruhi Potensi Likuifaksi pada Tanah.” Jurnal Teknik 2, no. 4 (2019): 95–104.

Meysa, S., P. Adhiatsa, N. Naswa, Z. Rohima, dan O. Kurnia. “Analisis Ketahanan Masyarakat Pasca Bencana Likuifaksi di Kota Palu melalui Perspektif Resiliensi.” Jurnal Resiliensi, 2026, 5813–27.

Muhammad Andriansyah, S. “Efektivitas Konsep Model dan Implementasi Hunian Sementara Pasca Bencana Gempabumi, Tsunami, dan Likuifaksi Sulawesi Tengah 2018.” 2021.

Nurhasanah, T., G. M. Listyono, T. P. Rusdiono, dan E. Kusratmoko. “Dinamika Perubahan Tutupan Lahan Pascabencana Likuefaksi 2018 di Kelurahan Petobo, Kota Palu.” REGION 21, no. 1 (2026). https://doi.org/10.20961/region.v21i1.97724.

Riansyah, F. “Strategi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Dampak Bencana Likuefaksi oleh Pemerintah Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah.” 2022.

Sainuddin. “Analisis Dampak Kerusakan Infrastruktur akibat Bencana.” Jurnal Infrastruktur 4, no. 2 (2022): 78–84.

Seed, H. B., dan I. M. Idriss. “Simplified Procedure for Evaluating Soil Liquefaction Potential.” Journal of the Soil Mechanics and Foundations Division 97, no. 9 (1971): 1249–73.

Tampubolon, S. P., I. P. E. Sarassantika, dan I. W. G. S. “Analisis Kerusakan Struktur Bangunan dan Manajemen Bencana akibat Gempa Bumi, Tsunami, dan Likuifaksi di Palu.” Jurnal Manajemen Bencana 10, no. 2 (2022): 169–86.

Zulfahmi, M., H. Saputra, P. Hanifa, dan V. Verliana. “Studi Literatur: Perubahan Lingkungan Kota Palu akibat Bencana Gempa dan Tsunami.” Jurnal Lingkungan 5, no. 2 (2025): 204–9.




DOI: http://dx.doi.org/10.61590/int.v4i02.529

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Publisher: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415. Email: integrasijurnal@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View My Stats