Pengaruh Urbanisasi Terhadap Perkembangan Permukiman Kumuh di Kota Semarang Jawa Tengah

Nia Silvina Daulay, Rama Aulia, Septia Dewi, Zahratun Nasywa Elno, Adhi Munajar

Abstract


Urbanisasi merupakan fenomena demografis yang menjadi salah satu faktor utama dalam transformasi ruang perkotaan, namun pertumbuhan penduduk yang tidak diimbangi dengan penyediaan hunian layak dapat memicu perkembangan kawasan permukiman kumuh. Kota Semarang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan pendidikan di Jawa Tengah menghadapi tekanan spasial akibat peningkatan aktivitas perkotaan, keterbatasan lahan, serta meningkatnya kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh urbanisasi terhadap perkembangan kawasan permukiman kumuh di Kota Semarang melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan protokol PRISMA melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi terhadap 20 artikel ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar dan Scopus pada periode 2015–2025. Analisis data dilakukan menggunakan content analysis untuk mengidentifikasi hubungan antara dinamika urbanisasi, tekanan ruang, kemiskinan perkotaan, keterbatasan infrastruktur, dan perkembangan kawasan kumuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urbanisasi berperan sebagai katalis terbentuknya kawasan kumuh melalui rantai sebab akibat berupa peningkatan kepadatan penduduk, kenaikan harga lahan, keterbatasan akses hunian formal, ekspansi permukiman informal, serta defisit infrastruktur dasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permasalahan kawasan kumuh di Kota Semarang merupakan fenomena multidimensional yang membutuhkan pendekatan tata kelola perkotaan terpadu berbasis pengendalian ruang, penyediaan hunian inklusif, dan penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan.


Keywords


urbanisasi; permukiman kumuh; Kota Semarang; telaah literatur sistematis; PRISMA.

Full Text:

PDF

References


Arum, I. A. dan Meirinawati. “Manajemen strategi dalam menanggulangi permasalahan permukiman kumuh melalui Program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) di Kawasan Kenjeran oleh Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya.” Universitas Negeri Surabaya, t.t.

As’ari, R., dan S. Fadjarajani. “Penataan permukiman kumuh berbasis lingkungan.” Jurnal Geografi 15, no. 1 (2018): 56–67. https://doi.org/10.15294/jg.v15i1.11888.

Carolin, V., dan E. Kurniati. “Tantangan pembangunan perkotaan terhadap urbanisasi, lingkungan, kemacetan di Jakarta: Analisis permasalahan dan solusi.” Jurnal Ilmu Ekonomi (JIE) 4, no. 1 (2025): 252–73. https://doi.org/10.59827/jie.v4i1.222.

Gobel, F. F., dan E. A. T. Zees. “Faktor pengaruh dalam pembentukan permukiman kumuh di Desa Pohuwato Timur.” Arsitektura 20, no. 1 (2022): 99–114. https://doi.org/10.20961/arst.v20i1.55383.

Hadijah, Z., dan M. I. Sadali. “Pengaruh urbanisasi terhadap penurunan kemiskinan di Indonesia.” Jurnal Wilayah dan Lingkungan 8, no. 3 (2020): 290–306. https://doi.org/10.14710/jwl.8.3.290-306.

Januari, A. D., N. Rusdayanti, S. Kardian, dan S. Shara. “Urbanisasi Jakarta dan dampaknya terhadap sosial ekonomi dan lingkungan.” Sustainable Transportation and Urban Mobility (STUM) 1, no. 1 (2024): 21–37.

Krisandriyana, M., W. Astuti, dan E. Fitriarini. “Faktor yang mempengaruhi keberadaan kawasan permukiman kumuh di Surakarta.” Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman 1, no. 1 (2019): 24–33. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v1i1.14418.24-33.

Septiarani, B., I. R. I. Lillah, R. Yesiana, K. D. Astuti, dan P. Anggraini. “Urbanization and its consequences to the settlement carrying capacity in Ambarawa Urban Area, Semarang Regency.” IOP Conference Series: Earth and Environmental Science 1268, no. 1 (2023): 012066. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1268/1/012066.

Suryani, T. A., dan N. D. Adharina. “Kesesuaian lahan kawasan permukiman berdasarkan kemampuan lahan BWK II Kota Semarang.” Jurnal Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan 5, no. 1 (2025). https://doi.org/10.35472/jppk.v5i1.2127.

Wardana, A. P., A. E. Pravitasari, dan D. R. Panuju. “Land use dynamics and rural-urban transformation of Kedungsepur Metropolitan Area in Central Java Province, Indonesia.” Journal of Natural Resources and Environmental Management 16, no. 1 (2026): 76. https://doi.org/10.29244/jpsl.16.1.76.

Watt-Pringle, R., T. B. Razak, J. Jompa, R. A. Rappe, A. Nadhira, dan D. J. Smith. Coral reef restoration in Indonesia: Lessons learnt from the world’s largest coral restoration nation. 2023. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-3753787/v1.

Wijaya, D. W. “Perencanaan penanganan kawasan permukiman kumuh (Studi penentuan kawasan prioritas untuk peningkatan kualitas infrastruktur pada kawasan permukiman kumuh di Kota Malang).” Jurnal Ilmiah Administrasi Publik 2, no. 1 (2016): 1–10. https://doi.org/10.21776/ub.jiap.2016.002.01.1.

Wildani, A. F., D. A. Fratiwi, Hendra, dan I. Amelinda. “Dampak urbanisasi terhadap pertumbuhan ekonomi regional dan perkotaan.” Jurnal Ekonomi 19, no. 2 (2025): 801–8.

Yulianti, H., D. P. Ningsih, dan A. Apriawan. “Transformasi sosial dalam konteks urbanisasi dan modernisasi di Indonesia.” Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin 1, no. 5 (2025): 3488–500. https://doi.org/10.63822/fcn99821.

Zahra, P. A. A., R. Yesiana, P. Anggraini, dan I. M. Harjanti. “Analisis perkembangan dan faktor-faktor yang mempengaruhi lahan terbangun di Kota Semarang.” Jurnal Riptek 15, no. 1 (2021): 47–55.




DOI: http://dx.doi.org/10.61590/int.v4i02.520

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Publisher: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415. Email: integrasijurnal@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View My Stats