Konflik Israel-Amerika VS Iran: Analisis Perubahan Geopolitik di Timur Tengah dalam Perspektif Realisme Struktural Kenneth Waltz

M. Arif Hakim, Desi Erawati, Masdar Hilmy

Abstract


Penelitian ini bertujuan menganalisis konflik Iran–Israel yang melibatkan Amerika Serikat berdasarkan perspektif realisme struktural Kenneth Waltz. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis literatur, jurnal ilmiah, dan dokumen terkait dinamika geopolitik Timur Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik tersebut tidak lagi sekadar bersifat regional, tetapi mencerminkan perubahan struktur kekuasaan dalam sistem internasional yang anarkis. Eskalasi sejak 2023 memperlihatkan pergeseran dari perang proksi menuju potensi konfrontasi langsung, ditandai meningkatnya keterlibatan militer Iran dan dukungan Amerika Serikat kepada Israel sebagai upaya menjaga keseimbangan kekuatan. Konflik juga dipengaruhi oleh dilema keamanan yang mendorong peningkatan kapabilitas militer masing-masing pihak sehingga memperbesar risiko eskalasi. Selain faktor struktural, dimensi ideologis, geopolitik, serta keterlibatan aktor non-negara turut memengaruhi dinamika konflik. Temuan ini menunjukkan bahwa realisme struktural relevan menjelaskan distribusi kekuasaan, tetapi memerlukan pendekatan yang lebih integratif untuk memahami kompleksitas konflik secara menyeluruh.


Keywords


Iran, Israel, United States, structural realism, Middle East geopolitics

Full Text:

PDF

References


Ahmad, Munawar, “Merevisi Hubungan Palestina-Israel Postwar dalam Teori Hubungan Internasional Islam,” Israel 9 (2024): 90–92.

Buana, Aldino Cakra et al., “Analisis Keamanan Timur Tengah: Eskalasi Konflik Israel-Iran,” Jurnal Komunikasi, 2024, 21–23.

Fitriyani, Siti, “Dampak Konflik Israel pada Hubungan Internasional di Timur,” Jurnal Cakrawala Ilmiah 4, no. 7 (2025): 45–47.

Hasan, M. Rifqi, “Konflik Israel dan Palestina dalam Perspektif Politik Global,” Jurnal Politik Internasional 12, no. 1 (2024): 66–70.

Kurniawan, Dedi, “Diplomasi Timur Tengah Pasca Konflik Gaza,” Jurnal Hubungan Global 8, no. 2 (2024): 50–54.

Latifah. (2025). Program Doktor Studi Islam UIN Palangka Raya: Implementasi, Tantangan, dan Prospek. JIS: Journal Islamic Studies, 3(3), 211–220.

Latifah, Hilmy, M., & Erawati, D. (2026). Humanization of Islamic Education in the Perspective of Contemporary Social Theory. JIS: Journal Islamic Studies, 4(1), 46–58.

Ngalimun, H. (2017). Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis. Banjarmasin: Pustaka Banua.

Ngalimun, N. (2022). Bahasa Indonesia Untuk Penulisan Karya Ilmiah. EduCurio: Education Curiosity, 1(1), 265-278.

Prasetyo, Rian, “Ketegangan Iran-Israel dan Stabilitas Kawasan Timur Tengah,” Jurnal Kajian Strategis 10, no. 2 (2025): 40–44.

Rahmawati, Indah, “Pengaruh Konflik Gaza terhadap Hubungan Internasional Negara-Negara Arab,” Jurnal Sosial Politik 7, no. 1 (2024): 31–35.

Sholihah, Farihah Nurfaizatush and Nabilah Ulfamadani Husain, “Strategi Ofensif Hamas 7 Oktober 2023 sebagai Respons Tekanan Struktur Internasional,” Jurnal Hubungan Internasional, no. 2 (2023): 55–58.

Viviani, Rebecca and Yohanes William Santoso, “Perubahan Kebijakan Luar Negeri Iran Terhadap Israel Pasca Serangan Konsulat di Damaskus,” Jurnal Hubungan Internasional 18, no. 1 (2025): 33–35.

Yusuf, Ahmad Fauzi, “Dinamika Politik Timur Tengah dalam Konflik Iran dan Israel,” Jurnal Studi Kawasan 5, no. 2 (2024): 60–64.

Zed, Mustika, Metode Penelitian Kepustakaan (Yayasan Obor Indonesia, 2014), 3–5.




DOI: http://dx.doi.org/10.61590/int.v4i01.270

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Publisher: Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415. Email: integrasijurnal@gmail.com

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

 

View My Stats